Tak akan lelah menuntut ilmu agama meskipun cacian datang menerpaku

Kamis, 23 April 2015

Ilmiyyah, Santun dan Mengharukan


Syaikh Shalih Abu Islam (salah satu murid Al Imam Al Albany) mengatakan dalam video berikut ;
Di suatu hari Al Imam Al Albany shalat jum’at bersamaku di masjidku pada jumat terakhir bagi beliau sebelum beliau wafat.
Kemudian aku berkhutbah dan aku mengatakan sebuah pernyataan yang tidak aku sengaja.
Ketika aku telah selesai dari berkhutbah beliau mendatangi aku dan memberikan selamat serta memujiku dengan kebaikan atas khutbah yang aku sampaikan.
Beliau lantas meminta izin padaku untuk mengunjungi aku di rumahku. Syaikh pun bertamu ke rumahku dan berkata ;
“Wahai Abu Islam engkau menyebutkan pernyataan ini dan kami mengetahui dalilnya, dan engkau menyebutkan pernyataan itu dan kami mengetahui dalilnya. Lalu engkau menyebutkan perkataan yang ketiga sedang kami tidak mengetahui dalilnya.
Apakah engkau berkenan memberitahukan kepadaku dalilnya, sehingga aku bisa belajar dari engkau ???”
Aku pun mengatakan ; “Wahai syaikh kami, demi Allah aku tidak mengetahui dalil dari ucapanku tadi. Akan tetapi ia adalah perkataan yang secara tidak sengaja terlontar dari lisanku”.
Beliau berkata ; “Engkau telah membuat kami lega dan engkau telah menyingkat jalan kami”.
Perhatikan wahai para penuntut ilmu, wahai para da’i islam, bagaimana lembutnya nasehat Syaikh Al Albany disampaikan dengan tanpa melukai. Beliau menyampaikan kepada kami nasehat dengan penuh santun dan penuh bijaksana.
Dan akupun menerima nasehat beliau yang disampaikan dengan tanpa melukai di hadapan para penuntut ilmu yang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Firqotun Naajiyah (Jalan Golongan yang Selamat) powered by blogger.com
Design by Simple Diamond Blogger Templates